Sepak Bola

Ini tulisan pertama yang saya kirim ke media massa, dimuat di Belia-Pikiran Rakyat sekitar tahun 2006an kayaknya 😀

Sepak Bola!

Musimnya pesta bola! Belia pasti pada sering denger kalimat ini. Yup! Kayaknya sekarang sih emang lagi musimnya pesta bola. Dari yang namanya Liga Djarum Indonesia, Liga Inggris, Seri A, Liga Champion sampai yang paling ditunggu-tunggu yaitu Piala Dunia 2006.

Di sekolah-sekolah udah enggak aneh lagi kalau anak-anak sekolahan pada ramai ngomongin soal sepak bola. Yang cowok ngomongin mulai dari Wayne Rooney yang lagi cedera sampai final Liga Champion. Biasanya yang cewek juga enggak mau ketinggalan. Tapi kalau cewek sih, kebanyakan suka ngegosipin pemain sepak bola yang bertampang keren, meski banyak juga cewek yang bener-bener gila bola.

Sepak bola mungkin lagi jadi olah raga paling ngetop saat ini. Enggak ada tuh ceritanya (atau mungkin juga aku enggak tahu) tiket Piala Dunia enggak laku. Padahal harganya juga kan enggak bisa dibilang murah. Orang-orang yang nonton bola di rumah juga rela begadang semalaman buat ngelihat tim kesayangan beraksi.

Mungkin pantes aja deh kalau sampai segitu banyaknya orang yang kesemsem ama olah raga ini. Padahal dulunya di “zaman purba” sepak bola sempat ditentang di berbagai negara.

Di Inggris, konon katanya yang namanya sepak bola udah dimaenin orang sejak akhir abad ke-13. Itu kata orang Inggris yang mengklaim kalau sepak bola itu berasal dari negara mereka. Konon, sepak bola sempet dilarang oleh beberapa raja Inggris. Padahal dari dulu orang-orang Inggris udah pada suka banget ama permainan ini. Saking semangatnya, ujung-ujungnya jadi rusuh. Hehehe… Kayak di Indonesia aja ya? Gara-gara bikin rusuh, tahun 1314 Raja Edward II ngelarang sepak bola. Tahun 1398 giliran Raja Richard II yang ngelarang. Bukan cuman mereka berdua, Raja Edward III dan Raja Henry IV pun melarang permainan ini. Sepak bola dianggap olah raga kampungan dan enggak kesatria. Makanya, dilarang!

Untungnya sekarang udah enggak lagi. Kalo masih dilarang, kita enggak bakalan bisa liat aksinya Thierry Henry, Wayne Rooney ama David Beckham dong! Sekarang sepak bola malah jadi kebanggaan Inggris. Pas Euro 1996 yang kebeneran diselenggarainnya di Inggris, Inggris juga enggak malu buat bilang “Football Comes Home– alias sepak bola kembali ke kandangnya.

Itu tadi cerita dilarangnya bola di Inggris, sedangkan di Romawi kuno, sepak bola yang disebut harpastum, juga sempet dilarang. Harpastum dianggap permainan yang kasar. Padahal, Julius Caesar termasuk salah satu penggemarnya!

Meskipun enggak “diakui” toh pas Romawi memperluas daerah kekuasaan yang namanya harpastum dibawa juga. Akhirnya harpastum nyebar ke negara-negara Eropa, termasuk Inggris. Jadi kalau ada yang bilang sepak bola olah raga asli Inggris, sebenernya kurang tepat juga.

By the way gimana sama sepak bola di Indonesia? Padahal kayaknya di Indonesia sepak bola enggak pernah nyampe dilarang kayak di Inggris ama Romawi deh. Tapi kok sepak bola di Indonesia gitu-gitu aja ya? Kayaknya yang terkenal dari sepak bola Indonesia cuman rusuhnya aja.

Padahal pastinya kita pernah mikir sekaligus mimpiin, kapan sih Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia. Satu hal yang kayaknya rada-rada susah buat diwujudin. Kita tau sendiri lah kalau prestasi persepakbolaan kita di Asia aja bisa dibilang jauh banget ama jago-jago Asia lain kayak Korea dan Jepang yang tahun ini sukses lolos ke putaran final Piala Dunia.

Tapi soal lolos Piala Dunia, jangan salah, Indonesia pernah juga mencetak sejarah. Indonesia adalah negara Asia pertama yang lolos ke putaran final Piala Dunia. Ceritanya pas tahun 1926 Indonesia yang saat itu masih dijajah bisa lolos dengan nama Hindia Belanda. Yang bikin lucu tuh karena ada sedikit unsur dukun-dukunannya. Mo Heng yang waktu itu jadi kiper, naruh jimat di gawangnya. Tapi kayaknya jimatnya enggak ampuh deh soalnya Indonesia waktu itu dicukur Hungaria sampe 6-0!

Tapi, gimana ama sepak bola Indonesia sekarang ya? Hmmm…, siapa tahu aja kalau ternyata kamu, kamu, dan mungkin kamu bakalan jadi bintang sepak bola Indonesia bahkan mungkin dunia. Itu bukannya enggak mungkin kan kalau mau dicoba?***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s