Ilusi Iklan Rokok: Cowok-cowok Macho

Bertahun-tahun, pria-pria malang di seantero negeri ditipu ilusi iklan rokok. Ngerokok = macho. Merokok menyebabkan impotensi. Merokok menyebabkan macho. Impotensi = macho?

Saya heran setengah mati, sumpah, saat ngelewatin sebuah banner gede, bergambar cowok macho berotot berbody fit dengan topi pet, kuas di tangan dan lukisan di depannya. Pelukis katanya. Saya gak tahu apa maksudnya si rokok itu bahwa dengan merokok, para cowok akan mahir melukis dan berotot gede.

Oke, banyak memang pelukis merokok. Pelukis hebat, ya! Begini nih gambarnya. Kenapa gak mereka aja yang dijadiin bintang poster? Di bawah ada contoh Affandi dan S Sudjojono yang juga sedang menghisap cerutu.
Affandi
S Sudjojono

Terus ada juga iklan rokok yang adventure-adventure gitu, mulai dari off-road sampe naek gunung. Teuteup, cowok-cowok body macho, berbeard pula, weeew. Jujur, sepanjang gunung yang saya daki, saya gak pernah ngedaki gunung dengan cowok seotot itu. Adaan cowok-cowok pendaki pada kurus-kurus gitu. Cowok-cowok pendaki pada merokok? Yes, mostly. Tapi plis tunjukkin sama saya cowok-cowok pendaki perokok dengan definisi otot sejelas di iklan itu.

Tolong-tolong ya iklan rokok. Apa hubungannya ngerokok sama otot macho? Otot se binaraga itu.
Setahu saya, pelukis itu lebih sering pegang kuas dibanding pegang barbel. Setahu saya pendaki itu lebih sering makan indomie dibanding protein shake.
Setahu saya, rokok itu musuh binaraga. Apalagi buat bulking. So, gak ngerti lagi ilusi iklan rokok edisi cowok-cowok macho.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s