Kontradiksi Manis Manusia-manusia Unik

Salah satu nikmat terbesar yang saya miliki dalam hidup adalah bertemu manusia-manusia unik dengan segala macam kontradiksi manisnya. Sehingga kerap kali saya pun berdoa, semoga saya menjadi satu diantara mereka.

Bapak saya, adalah seorang manusia unik pertama yang saya kenal dalam hidup saya. Padahal kalo diingat-ingat dulu kadang saya suka malu sendiri karena dia, hehe :P. Waktu saya kecil dulu, Bapak saya hanya memiliki sebuah Vespa tua. Karena adik saya kembar, maka dia akan menaruh mereka yang masih balita didalam gentong dan menaruhnya di belakang kemudi Vespa. Lucu ya? Hahaha. Di hari minggu pagi, kami, beliau dan anak-anaknya, seringkali berjalan pagi-pagi. Kamu tahu kan gerobak yang biasa didorong oleh tukang sampah? Bapak saya punya satu. Dan dia akan menaruh si kembar yang lucu lalu mendorongnya berkeliling desa.

Saya juga punya teman seorang wanita cantik. Tapi dia unik banget, soalnya pake bajunya kayak emak-emak. Kebayang kan ada cewek kece imut-imut, tapi bajunya emak-emak. Bahkan pernah saya memergoki dia menaruh uang di kantong plastik lho, hoho. Unik kan? Enjiner loh dia ini, hehe. Peace and love you always ah, Mak 🙂

Murid saya beberapa waktu lalu, manusia unik juga. Seorang anak indigo yang cerdas namun bahkan tidak tahu bagaimana membagi dua angka sembilan. Terkagum-kagum saat saya jelaskan mengenai bilangan tak hingga, dan bahwa matematika adalah bahasa. Dan lalu kami ramai mendiskusikan matematika sebagai sastra. Mengajar manusia unik tentu menyenangkan. Sebagai seorang indigo, murid saya ini terkadang menceritakan pengalaman-pengalaman astral semacam out of body experience sampai dimintain tolong tetangga nangkepin tuyul, hehe.

Ada juga teman saya, seorang lulusan sains dari institut kece di Bandung juga. Dia memilih menjadi guru. Unik? Biasa ah. Keunikannya saya rasa diawali ketika yang bersangkutan memilih melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 Pendidikan Luar Biasa di universitas tetangga. Setelah lulus, dia lalu mengabdi di sebuah sekolah luar biasa. Untuk menjadi pegawai negeri rupanya ijazah yang harus dimiliki adalah ijazah sarjana pendidikan luar biasa, bahkan ijazah S2nya tidak dihitung. Jadilah yang bersangkutan menempuh S1 lagi, padahal sudah punya S2 di bidang yang sama. Haha, betewe ini yang unik orangnya apa negaranya ya?

Kemarin-kemarin, saya bertemu manusia unik lainnya. Seorang santri yang memilih jalan menjadi seniman. Seorang seniman yang tidak merokok. Seorang mahasiswa (ya, mahasiswa cowoook) yang sehari-hari bawa motor gede tetapi memasak sendiri makanannya. Unik kan? Haha.

Mencari manusia unik, berarti mengenal lebih dekat, karena mungkin pada dasarnya semua manusia adalah unik. Atau bahkan, apa yang saya sebut unik itu biasa saja bagi kamu yang baca. Melabeli manusia unik, berarti mengenyahkan kata aneh dari kamus bahasa yang kita punya. Mengagum manusia unik, berarti menghargai perbedaan dan manusia-manusia yang memilih berada diluar kelaziman… Semoga direktori manusia unik saya bertambah sehingga dunia saya selalu berpelangi haha.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s