Some people feels the rain. Other just get wet.

Some people feels the rain. Other just get wet.

Bob Marley

Sepertinya sudah lama saya tidak merasai hujan. Saya kini merasakan basah. Basah yang meenggankan diri untuk keluar kosan, menghentikan perjalanan saat pendakian, dan membuat pergiliran baju semakin sulit dilakukan.

Dulu, sewaktu basah bukan sesuatu yang mencekam. Saya merasakan hujan.

Kebebasan, ketika hujan turun di siang hari saat saya pulang sekolah. Bebas untuk hujan-hujanan, hal yang biasanya ibu saya haramkan.

Kehangatan, saat hujan turun dan saya rayakan dengan bergelung di sofa samping jendela. Ditemani susu cokelat dan selimut hangat.

Hujan besar kadang membuat jalan depan rumah saya menganak sungai. Aliran air bagaikan susu cokelat yang ditumpahkan besar-besaran. Apa yang lebih indah dari suatu sore dengan sungai susu cokelat yang mengalir depan rumah? Bersama segala sesuatu nya yang tampak basah. Pepohonan basah, rumput basah, jalanan basah, rumah tetangga basah. Di aliran sungai lalu berbagai bentuk kapal-kapalan kertas di percaya pembuatnya untuk mengarungi lautan, mencari tempat bermuara.

Saya pernah begitu merasai hujan, dulu. Sekarang, saya hanya takut basah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s