Desir Pesisir

Mari kita kemari
Ke pesisir yang berdesir

Lepaskan dulu yang kamu genggam itu
Seperti yang kamu bisikkan dulu

Mari kita berlalu
Pada pasir itu

Kapal-kapal saja sudah berlabuh
Mengapa kamur masih hanya harus gaduh dan mengaduh?

Mari kita berlari
Nyiur sudah menari
Kala bayu melarikan banyu
Mengapa kamu masih hanya harus berdiri?

Mari, mari, kemari
Sebelum aku, kamu, dan pesisir itu
Lelah,
dan berhenti
berdesir

Advertisements

One thought on “Desir Pesisir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s