doubt your limit

When you doubt about something, doubt your limit, ujar Don Ward. Kata-kata ini sempat saya jadikan mantra sewaktu mengikuti pendidikan dasar militer di mahawarman. Sekarang saya memaknai kalimat itu untuk sesuatu yang berbeda.

Well, di dunia ini gak ada yang sempurna, kesempurnaan hanya milik Dia, dan Beliau berbaik hati mencontohkannya dalam sebentuk surga. But, we ain’t live in the heaven. Nyatanya saya hidup di dunia, jauh dari kata sempurna. Jauh dari apa-apa yang digembor-gemborkan ada di surga sana. Dan, saya, mau sampai jungkir balik pun gak akan bisa ngerubah dunia ini jadi sempurna, atau mendekati itu. Gak akan.

Saya bisa masuk ke sebuah kantrok bobrok yang katanya akan memperbaiki sistem di dalamnya. Tapi gak ada yang bisa jamin. Akhirnya saya hanya harus bertanya pada diri saya sendiri. Sanggupkah bila suatu saat nanti keadaan akan terus seperti ini? Jika tidak, lebih baik mundur sekarang juga. Mungkin begitu adanya mengapa dunia saya tidak sesempurna surga, Untuk menguji, saya memilih bersyukur dan bukan kufurs. Bersyukur dalam ketidaksempurnaan ini, meragukan batasan-batasan yang sudah saya set

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s