0

Ceremai, Menara Pertama Saya

Sebenarnya saya sudah malas sekali menulis tentang Ceremai. Udah 4 taon sih haha. Pastinya hampir gak ada informasi bermanfaat yang bisa saya tulis, karena hampir semuanya udah lupa. Tapi membaca postingan di sebuah blog tentang menulis, bikin saya ingin menulis lagi. Ceremai, salah satu gunung yang paling berkesan buat saya. Kalau suatu saat saya pikun, gak rela saya ngelupain kenangan yang satu ini, lebaybro, hahaha.

Ceritanya dulu, 4 taunan yang lalu (lebihhhh), saya masih level kacung (baca:siswa) yang baru aja menyelesaikan pendidikan biar boleh jadi perwira di Yon 1. Ngiri banget dulu itu, kalo ngelihat seniro-seniro naik gunung kemana-mana. Continue reading

0

Gaudeamus igitur, Juvenes dum sumus*, Berlatih Berhitung Lagi di Usia Senja, Bersama Yohannes Surya

 

Yohannes Surya mengawali hari dengan menyajikan video tentang anak-anak Papua yang telah diajari matematika dengan metode Mat Gasing** selama 1 bulan. Anak-anak kecil itu, yang tadinya mungkin kesulitan menjumlahkan 2+2, terlihat super antusias mengerjakan soal-soal pertambahan (lebih dari 7 digit) dan perkalian 4 digit x 4 digit dengan mencongak.

Super! Continue reading

6

Malam Badai di Puncak Papandayan

Menjelang Natal tahun 2008, saya, beserta 4 orang teman, total 3 cewe 2 cowo, nekad mendaki Gunung Papandayan. Waktu itu kami masih bego, dan semangat masih tinggi, setinggi puncak Papandayan, karena baru saja menyelesaikan Pendidikan Dasar beberapa bulan sebelumnya.

Naif banget. Waktu itu kami hanya berbekal: satu set misting, air minum 600 ml x 5, abu dan minyak tanah, indomie, baso sosis, telur, ponco. Perlengkapan pribadi? Sleeping bag, matras, sarung tangan, jaket, senter? Nihil. Tenda pun kami gak bawa. Continue reading

0

Tentang ungu-ungu di kepala saya

Batalyon I/ITB

Batalyon I/ITB itu tuh, yang kayak tentara kampus, pake baju ijo-ijo, kadang-kadang putih-putih, pake ungu-ungu di kepalanya… Kerjaannya jagain kegiatan-kegiatan kampus, terutama kegiatan rektorat. Orang-orang pada nanya, menwa ngapain aja sih? Saya juga gak tau, dulu. Sekarang, buat saya Batalyon I, lebih, lebih, lebih dari itu…

Pas kumendan (mantan) minta agar para staffnya (mantan), untuk membuat testimoni, mau nggak mau memaksa memori saya me-recall kenangan 3 tahun bareng Yon I… Continue reading