0

Mereka Hanya Sangat-sangat Mencintai Nabinya, Itu Saja.

Muslim dari Ciamis sampe Prancis dibuat meringis oleh film Innocence of Muslims nya Sam Bacile (konon).Seruan unjuk rasa, hingga fatwa mati. Korban jatuh disana-sini. Dan ini bukan pertama kali.

Saya tidak hendak membela tindakan-tindakan anarkis* tidak tepat sasaran yang terjadi di berbagai belahan bumi. Saya hanya mau bilang, mereka hanya sangat-sangat mencintai Nabinya, itu saja. Continue reading

1

Pengemis Yahudi Renta dan Buta

Baca ini waktu tingkat satu di sirah nabawiyah, sampai pipi basah.

Di sudut pasar Madinah hidup seorang pengemis Yahudi buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya.

Setiap hari seorang lelaki menyuapi Yahudi buta itu. Dengan mulutnya sendiri, menyuapkan makanan yang telah dikunyahnya, agar sang Yahudi buta tidak kesulitan mengunyah makanan dengan mulutnya yang sudah renta. Continue reading

2

Bilal bin Rabah

 

Dan setelah wafatnya Rasulullah tercinta, beliau tidak bersedia lagi mengumandangkan azan.  Karena setiap kali sampai pada kalimat, Asyhadu anna Muhammad Rasululah. Kata-kata itu tersekat dalam tenggorokan. Bulir-bulir airmatanya mengalir menganak sungai.

Sayap Sayap Cinta-Nya – Muhammad Kasmijan

…karena desakan Fatimah yang saat itu rindu mendengar suara adzan Bilal, dan mengingatkan beliau akan ayahnya. Bilal akhirnya dengan berat hati mau beradzan. Saat itu waktu Subuh, dan ketika Bilal sampai pada kalimat “Asyhadu anna Muhammad Rasulullah”, Bilal tidak sanggup meneruskannya, ia berhenti dan menangis terisak-isak. Continue reading